Senin, 29 Maret 2010

Bendungan Selorejo

Bendungan Selorejo merupakan salah satu bendungan di daerah Kabupaten Malang Jawa Timur yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta I. Bendungan ini sekaligus digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkekuatan 49 juta KWH/tahun dan taman wahana wisata air. Keindahan bendungan yang dikelilingi oleh perbukitan dan gunung Anjasmoro, Gunung Kelud, serta Gunung Kawi menambahkan kesejukan udara yang dapat dirasakan. Suhu yang sejuk 22 derajat Celcius membuat orang betah disana. Sepanjang perjalanan menuju ke Taman Wisata Selorejo, Anda akan disuguhi sekian banyak panorama alam yang begitu indah dan mempesona, sekaligus tantangan menapaki jalanan naik-turun yang berliku-liku. Keadaan seperti itu dialami dari titik mana pun Anda bertolak, baik lewat Malang-Batu, Kediri-Pare, Jombang-Pare, maupun Blitar-Wlingi. Namun, perjalanan yang bisa disebut menyerempet “petualangan” itu segera berakhir begitu Anda memasuki kompleks wisata Waduk Selorejo.
Istirahatlah di lokasi “pasar makanan” yang didominasi berbagai jenis ikan goreng dan bakar. Pilih warung yang berlokasi di pinggir waduk, dan Anda bisa sepuas-puasnya menatap panorama indah di atas air sampai menembus desa-desa di seberang sana. Jembatan gantung di Taman Wisata Selorejo menjadi sarana untuk menghubungkan kolam renang dengan taman wisata. Bagi mereka yang mempunyai hobi jalan sehat, jembatan gantung merupakan jalur jogging track di sepanjang sisi waduk. Keliling Taman Wisata Selorejo menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang ingin menikmati keindahan pemandangan waduk Selorejo dengan menggunakan sarana perahu mesin maupun perahu dayung.
Cara Mencapai Daerah Ini Anda dapat mencapai taman wisata ini baik dengan menggunakan kendaraan umum maupun pribadi ataupun menggunakan jasa sewa mobil, karena di Malang juga tersedia sewa mobil Malang/rental mobil Malang. Anda dapat mencapainya melalui beberapa jalur, yaitu jalur Malang-Batu-Selorejo, Kediri-Pare-Selorejo, Jombang-Pare-Selorejo, maupun Blitar-Wlingi-Selorejo. Jadi tidak mempunyai kendaraan, dan ingin menggunakan mobil dengan ama, manfaatkan saja jasa sewa mobil Malang atau rental mobil Malang tersebut.

Waduk Selorejo terbagi menjadi dua bagian besar. Keduanya tapi tetap menyatu dengan adanya sebuah bagian waduk mirip sungai. Waduk ini dibangun pada tahun 1963, dengan memanfaatkan sumber air dan sungai-sungai lebar yang mengalir di wilayah Pujon dan Ngantang. Sungai-sungai lebar itu oleh penduduk setempat dinamai "konto". Tujuh tahun kemudian, pada tahun 1970, bendungan yang menghadang aliran air dari sebuah konto terbesar jadi. Perlu waktu dua bulan untuk mengairi wilayah Waduk Selorejo di seberang bendungan agar tertutup air. Waduk ini memiliki luas sekitar 640 hektar. Di musim kemarau, luas itu dapat berkurang karena air menguap.

Dan yang juga mengasyikkan adalah ketenangan dan keheningan air di waduk ini. Nyaris tak ada gelombang di sini, kecuali bila sebuah perahu motor lewat. Di sekitar waduk ini banyak orang berjualan ikan bakar dan goreng. Ikan-ikan ini sebagian besar didapat dari memancing di Waduk Selorejo. Di waduk ini tersedia ikan nila, mujaer, tombro, wader, dan udang yang kecil-kecil. Dalam sehari bisa didapatkan 5 kuintal ikan dari Waduk Selorejo. Para nelayan di sini menangkap ikan menggunakan jaring yang lebar dan perahu dayung. "Ikan-ikan di sini tak pernah habis," kata seorang bapak yang berjualan minuman dan topi. "Orang-orang di pasar Ngantang kadang sampai nolak-nolak kalau ditawari ikan."
Tempat Menginap
Cottage yang terletak di pinggir bendungan dapat menjadi salah satu pilihan bagi Anda yang ingin menginap di areal taman wisata ini. Cottage ini memiliki daya tarik tersendiri, dimana pemandangan waduk alam akan terlihat yang diiringi dengan kicauan burung yang akan menghiasi suasana pagi.
Tempat Bersantap
Nikmati kerenyahan makanan lokal khas warung dalam taman wisata yang mahir menggoreng ikan nila, mujair, dan ikan tombro. Konon, kelezatan nila goreng dan mujair bakarnya tak tertandingi dengan restoran manapun.
Berkeliling
Anda dapat mengelilingi taman wisata ini dengan berjalan kaki.
Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan
* Berperahu mengelilingi waduk.
* Kolam renang, tiga ban lapangan tenis, lapangan sepak bola, padang golf sembilan hole, arena sepeda gunung, sampai joging dan jalan kaki.
* Bagi pengunjung yang gemar buah-buahan bisa singgah di Pulau Jambu, di sebuah “tanjung” waduk, merupakan “hutan” jambu biji. Hanya dengan membayar Rp.1000 Anda sudah bisa menikmati Jambu biji sepuas-puasnya. Apabila Anda ingin membawanya pulang, maka akan dikenakan lagi biaya sebesar Rp.2000/10 buah.
Memancing di Bendungan Selorejo
Bendungan ini juga terkenal sebagai tempat pemancingan yang cukup ramai di kalangan pemancing lokal karena bendungan ini termasuk daerah yang masih cukup berhasil menjaga kondisi airnya sehingga terbebas dari limbah. Karenanya masih banyak ditemukan ikan dengan ukuran yang cukup besar di sini. Lokasi pemancingan di waduk ada banyak jalannya. Untuk pemancingan yang biasa, anda bisa mengambil daerah obek wisatanya. Di daerah obyek wisata Selorejo anda akan menemukan beberapa titik pemancingan yang menarik dan strategis, dengan kemudahan memperoleh makan jika lapar sudah mulai datang. Lokasi pemancingan ikan di sini cukup dekat dengan warung makanan yang berada di daerah obyek wisata. Anda bahkan bisa mencicipi menu makan berupa lalapan ikan mas, mujair, ikan wader dll

Posisi memancing yang cukup populer adalah daerah perkemahan di Ngantang. Di lokasi ini telah disediakan beberapa persewaan perahu untuk mengantar para pemancing ke berbagai tempat di danau seperti daerah kebun jambu dan banyak lagi. Lokasi pemancingan yang saya maksudkan adalah daerah perairan yang agak jauh dari lokasi umum, namun memiliki kekhasan misalnya lokasinya lebih dalam atau lebih banyak ikan.
Bagi sebagian orang memancing di tempat – tempat yang terpencil begitu cukup menyenangkan karena lokasi yang mereka tuju mungkin lebih strategis dibandingkan dengan yang lain. Untuk memancing di Ngantang dan sekitarnya biasanya para pemancing sangat mengandalkan jasa tukang perahu yang berada di daerah kampung. Di sana sudah tersedia jasa penitipan sepeda motor bagi pemancing yang membawanya. Di situ pula terdapat warung makan buat yang lapar, tersedia umpan juga yang berupa dedak, jagung dan pelet. Istilahnya warung pancing serba ada.

Memancing di bendungan Selorejo dan sekitarnya memang jadi kegiatan rutin bagi pemancing lokal. Menjelang hari libur seperti hari minggu, para pemancing dari sekitar kota Malang dan Kediri banyak yang memancing di sini. Usaha memancing di sini juga tumbuh subur, mulai penjualan lumut sebagai umpan ikan, penjualan pelet, penjualan makanan dan sekaligus usaha jasa penyewaan perahu kepada pemancing. Jika anda memancing disini target sasaran ikan anda adalah jenis ikan Tombro, ikan Nila dan Mujair. Biasanya saat kami memancing, kami menggunakan dua macam umpan yang berbeda untuk kedua jenis ikan tersebut. Umpan racikan kami lemparkan ke tengah perairan untuk mencari Tombro sedangkan untuk dipinggir, kami memancing dengan menggunakan lumut untuk mendapatkan ikan Nila. Silahkan datang para pemancing dari berbagai kota di Nusantara, kami akan menyambut anda.

1 komentar:

denmasgirang mengatakan...

mantap Bos, maju terus, putra selorejo mendukung sepenuhnya

Posting Komentar